Gajah yang bersepeda
coklat, matanya bulat seperti bola. Menggelinding diantara bunga-bunga kertas
yang melekat di bajunya. Sedang kupu-kupu menarikan lagu lapar, berburu nektar.
Telinganya lebar, menangkap
kelelawar yang memanjat pohon jambu di rumah tua. Kalau malam tiba, jambu
tumbuh jadi lautan. Tempat ikan-ikan bersiulan dan masuk ke dalam belalainya
yang gulita.
Gajah yang bersepeda
coklat, memakai headset di telinga,
juga binatang malam yang bertengger dengan santainya. Belalainya menari. Mengikuti
irama malam dalam bongkah cahaya. Ada yang memindahkan matahari malam ini. Tepat
diatas sepeda coklatnya yang mulai lelah. Tapi headset di telinga lebih berkuasa darinya.
Gajah tak bersepeda
coklat. Menangis dalam hati. Hanya sepasang pantofel
dan juga headset yang membawanya menjelajahi langit malam yang bertabur
kacang.
Comments
Post a Comment