Skip to main content

Untitled


Suatu ketika, sebelum keberangkatanku ke tanah ini, Rama berkata " Berkawanlah dengan orang banyak, tak usah cari perkara. Sebab kawan yang melapangkan jalanmu".

Dan semenjak itu aku semakin meyakini kekuatan tali persaudaraan dari seorang teman. Aku bahkan pernah menjalin suatu hubungan asmara (yang tidak sepatutnya terjadi) dengan teman kecilku ketika aku beranjak remaja (SMP) hingga gerbang perkuliahan. Sekian lama hubungan itu dirajut, aku baru sadar bahwa seorang teman adalah teman, bukan pacar, bisa jadi teman adalah pacar, tapi tidak semua bisa begitu. Di akhir hubungan itu, dapat ditarik kesimpulan lebih baik menjadi teman. Sebab jika awalnya "diniatkan" menjadi teman, akan susah menjadi pacar, pun sebaliknya (Anggap saja sebagai latar belakang tulisan, walaupun sedikit curhat).

Main-main di Kepetingan. Seru!
Di masa perkuliahan bertemu dengan banyak teman baru. Banyak pengalaman berjalan sendiri tanpa dekapan orang tua di tanah rantau. Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari semua pertemuan. Terimakasihku juga tak terhingga untuk kawan-kawan terbaik : Rizkiy, Mbak Lucy, Mbak Elik, Thanincul, Mbak Ayu, dan yang lainnya tanpa terkecuali. See you on top, Besties!


First time main ke muara. Ayo lagi, Mbak Luc.
Khusushan : Thanincul-Suelik-Suayu. Terimakasih atas tipuannya malam tadi. Baru kali ini tukang tipu kena tipu. Setidaknya kejutan kalian untukku berhasil. SUKSES. Well, dari kalian aku belajar banyak hal. Banyak sekali, sampai tak bisa disebutkan satu per satu. Salah satunya tentang kekuatan dan penerimaan. Thanks, guys. Kalau aku ada salah, jangan pernah sungkan untuk mengingatkan. Seperti yang dibilang Rama, "teman yang akan melapangkan". Teman yang akan mendekatkan pada kebaikan (Omongan agak serius). Semoga 3,5 tahunnya sukses untuk Thanicul dan Suelik, Mbak Ayu dan aku nanti nyusul di semester 8. Semoga semuanya berjalan dengan baik. Semoga yang dicinta dan dicitakan lekas tergapai. Aamiin.
Happy 22th Birthday, Thanincul!

Terlambat alay. Suelik, Thanincul, Suayuk lagi stres garap proposal TA

Mas yang di belakang kasihan ya, sendirian  :"
Bidikan HP Anyare Thanincul
Kelas 3 SD aku pernah kehilangan teman dekatku, namanya Ivana. Dan dibawah ini kutulis puisi untuknya (ditulis waktu kelas 3 SD juga). Aku gak mau nulis puisi seperti ini lagi, sebab aku gak mau kehilangan kalian (Senyum garing ala Aida).


Sahabatku

Dimana sekarang kau tinggal?
Aku ingin bersamamu
Walau kau telah tiada
Aku ingin selalu bertemu denganmu
Kawanmu telah menunggu


Sahabat kecil by Ipang :https://www.youtube.com/watch?v=9XM_AgbjdwA

Comments

  1. Luar biasa, merangkul masa lalu dan menaburnya dalam bait puisimu yang kubaca malam ini. Semoga cinta bersemayam dialtar hati yang tulus, SAHABAT. http://www.maduraexpose.com

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

KERRABAN SAPE

Bila aku mengingat tentang kerapan sapi Air mataku bertetesan Karena aku merasakan sakitnya pantat sapi yang dilukai dengan paku Seandainya aku yang dilukai? Mereka tak punya perasaan Sangat kejam Hanya berpikir tentang uang dan kemenangan!!! Jika pantat mereka yang dilukai Pasti mereka melapor ke polisi

KEMBALI PADA MASA LALU

Aku ingin kembali pada masa lalu Masa lalu ketika terlahir dari rahim ibuku Dimana aku mendapatkan teman sejati Teman yang tak pernah berkhianat padaku Waktu semakin berjalan Mengikuti arus bumi Umurku tak lagi panjang Dan semuanya akan berlalu Tuhan, aku ingin memutar waktu Kembali pada masa lalu Masa lalu yang indah Masa lalu yang menyenangkan Mustahil! Jika aku bisa memutar waktu Dan kembali pada masa lalu Karena waktu telah berjalan mengikuti arus bumi ini

Catatan Akhir Perkuliahan

Saya menulis lagi. Keinginan ini sudah terpendam begitu lama, lalu saya harus mengakuinya bahwa saya seorang pemalas. Rasa malas tanpa perlawanan, tidak hanya akan singgah, tetapi menetap sampai waktu yang tidak bisa ditentukan. Satu tahun sudah saya menyelesaikan pendidikan Strata 1 di bidang teknik lingkungan. Menyelesaikan, lalu keluar dari kampus dan memasuki dunia lainnya. Satu tahun terakhir di masa perkuliahan adalah waktu yang paling menyenangkan bagi saya. Kesenangan, yang pada mulanya dibungkus dengan kesedihan dan perjuangan. Lalu saya mendapatkan banyak pelajaran dan ingin berbagi kepada sesama. Tugas akhir saya mengenai reduksi dan pengumpulan sampah rumah tangga di Kecamatan Semampir, Surabaya. Tema tugas akhir ini sebenarnya merupakan tema yang tidak sengaja dipilih atas saran dosen saya. Sebelumnya saya bertekad untuk mengambil tugas akhir di bidang perencanaan instalasi pengolahan air limbah setempat yang berhubungan dengan masyarakat, meski nilai mata kuliah di...