Sebenarnya catatan ini adalah catatan yang sudah lama
menjamur di noteku. Tapi tak apa,tak ada kata terlambat untuk berbagi.
\1\
September,2012
Coretan anak kos adalah coretan yang penuh warna. Mulai dari
merah, putih, kuning, abu-abu, bahkan hitam. Memulai cerita sebagai anak kos,
seperti memulai kehidupanku dari nol. Ketidaksiapanku memulai hariku seorang
diri tanpa campur tangan keluarga tercintaku. Hal yang dulu aku rasa sepele,
saat ini aku rasa hal yang luar biasa. Dulu setiap pagi ibuku selalu menyiapkan
sarapan dan susu coklat hangat untukku dan adikku di meja makan. Dan saat itu
aku bahkan sering tidak menghabiskan sarapan dan susu yang telah susah payah ibu
siapkan untukku. Alasannya sepele, karena aku terlalu lelet menghabiskan
sarapanku, sehingga aku nyaris telat sampai di sekolah. Dan seperti biasa ramah
akan mengomel karena keleletanku dan
nyaris meninggalkanku untuk berangkat terlebih dahulu ke sekolah. Maklumlah
ramahku juga guruku di sekolahku. Sebagai seorang anak yang baru saja
dinobatkan sebagai anak kos,aku sangat merindukan kebiasaan itu. Ya, ada yang
menyiapkan sarapan juga segelas susu hangat untukku. Sekarang, aku harus
berusaha sendiri untuk mendapatkan itu semua.
/2/
Januari,2013
Hal yang tentunya juga berbeda dari anak kos pemula adalah
pergantian tahun. Tahun-tahun sebelumnya biasanya aku melewatkan pergantian
tahun di rumah mbahku (baca: Sampang). Menjelang pergantian tahun, rumah mbahku
yang dekat dengan pusat kota biasanya ramai dengan pesta kembang api.
Keluargaku selalu keluar rumah untuk menikmati itu,biasanya juga dengan
menikmati jagung bakar. Sedang aku menikmati dengan cara berbeda, tertidur
pulas bersama mbah di rumah. Hehehe.
Tahun ini aku melewatkan malam pergantian tahun dengan teman
kosku. Namanya Rizkiy. Melewatkan dengan menonton film juga menikmati kembang
api dari lt.2 kos kami. Selain itu beberapa hari lagi kami juga akan menghadapi
ujian semester perdana.
Oh iya, aku bahkan lupa memperkenalkan tokoh-tokoh di kosku
ini.
1.
Lilik Safitri
Panggil saja Lilik. Dia adalah teman
sekamarku. Menjadi anak kos pemula membuatku tidak berani tinggal sendiri di
kamar. Hahaha
Selain itu dia juga teman sejurusan
denganku. Yap, kami adalah mahasiswa teknik lingkungan FTSP ITS, juga teman
satu asal,satu SMP, dan satu SMA. Pribadi yang cantik, cerdas, feminim, suka
menulis, juga menonton film.
2.
Rizkiy Amaliah Barakwan
Aku biasa memanggilnya Rizkiy. Dia juga
satu jurusan denganku. Berasal dari Pasuruan. Sebagai perempuan keturunan Arab,
aku tertarik bertanya tentang budaya Arab yang biasa dilakukan olehnya dan
kerabatnya. Unik. Selain itu dia pribadi yang cantik, friendly, rajin, dan
pintar.
3.
Rif’atul Umah
Umah. Dia adalah teman sekamar dan satu asal
dengan Rizkiy. Berbeda jurusan denganku. Dia tengah menempuh study di jurusan
Teknik Sipil FTSP ITS. Pribadi yang cantik, friendly, rajin, dan pintar.
4.
Mbak Erika
Kamar mbak Erika terlihat kosong, sebab dia
tengah meneruskan studynya di Jerman. Dia alumni Arsitek FTSP ITS dan tengah
menjadi dosen di ITB. Mbak Erika adalah anak kos terlama yang menghuni kosku.
Mbak Erika tipe yang energik.
5.
Mbak Arfin
Mbak Arfin menempuh study di jurusan Kimia
FMIPA ITS. Orangnya cantik, feminim, rajin dan penyabar. Dia berasal dari
Banyuwangi, dan berselisih setahun lebih tua dariku.
6.
Mbak Dina
Mbak Dina belajar di jurusan Matematika
FMIPA ITS. Dia sekamar dan satu asal dengan Mbak Arfin. Berbeda dengan mbak
Arfin, Mbak Dina pribadi yang ceplas
ceplos dan gokil.
7.
Eyang Tini
Beliau adalah ibu kosku. Usianya sudah
cukup renta, tapi masih sangat sehat. Eyang adalah pribadi yang friendly juga
suka bercarita, walaupun aku terkadang aku lebih banyak tidak mengerti apa yang
diceritakan eyang. Eyang suka memasak, katanya untuk bekal cucunya.
8.
Pak Anton
Pak Anton adalah anak pertama Eyang yang
tinggal dengan Eyang. Pak Anton menjual air galon. Jadilah kami para anak kos
menjadi pelanggan tetap Pak Anton. Pak Anton tipe orang humoris, nyatanya aku
tak pernah membawa hati kalau Pak Anton sedang melipat muka.. hehe… berpikir
positif sajalah…
9.
Bu Susi
Adalah istri Pak Anton. Seorang ibu yang
ramah juga suka memasak. Bu Susi seorang perawat di salah satu RS Surabaya.
10.
Dek Nike
Cucu Eyang,putri tunggal Pak Anton dan Bu Susi.
Dia anak yang rajin belajar. Sempat berbincang denganku, dan ingin menjadi
dokter katanya. Aamiin…
Kosku, kos yang nyaman menurutku. Sirkulasi udara yang
benar-benar membuatku betah. Tapi setelah genap setahun di tempat ini, aku
ingin pindah. Sebab adanya jam malam (gerbang kos ditutup jam 22.00 WIB)
membuatku kurang leluasa, kalau sedang mengerjakan tugas atau ada rapat
organisasi. Hehe..
Tapi aku banyak berterima kasih pada tokoh-tokoh yang baru
aku kenal ini. Banyak hal yang aku dapatkan dari perjumpaan kita. Oke, bulan
ini aku focus menghadapi ujian perdanaku. Semoga bisa mendapatkan hasil yang
terbaik. Aamiin…
/3/
Februari,2013
Semua ujian perdanaku usai. Alhamdulillah..Bonus nilai sudah
dihadapan mata. Terimakasih Sang Sutradara atas skenarionya,juga ramah dan ibuk
serta adikku Azmil yang sudah banyak mendukungku. Juga teman-teman dan
dosen-dosenku yang sudah banyak andil dalam pembelajaranku. Semoga aku bisa
menyelesaikan scenario ini hingga usai.. Aamiin.. doa permulaan…
Comments
Post a Comment