Skip to main content

Aku ngeblog lagi!

Udah lama ya rasanya gak nulis catatan harian di blog. Terakhir yang aku ingat adalah tiga tahun yang lalu. Dan sekarang akhirnya aku memilih kembali pada teman lamaku ini. Hai… hehehe Kembalinya aku ke blog ini adalah atas saran dua orang yang sama-sama suka ngeblog. Siapakah mereka?

1. Ramahku, mantan guru biologiku di SMAku dulu, satu-satunya orang yang menerima teori sel lumpiaku dulu. Haha…

 2. Lucy, sahabat di kos baruku,haha. ( cerita tentang anak kos menyusul yaa),diajakin ngeblog biar tambah keren katanya. Haha… anaknya gokil banget pokonya,pintar pula… *prok prok…

Oke, jangan kaget ya di blog yang baru diperbaharui ini ( blog yang dulunya bernama Generasi Hijau), akan terlihat banget aku yang dulu dan yang sekarang. Haha.. (sekarang jadi power rangers)..
Menulis blog untuk mendokumentasi juga berbagi berbagai macam hal yang didapat,selain juga untuk belajar menulis. Cerita yang tentunya berbeda antara petualangan di dunia perkuliahan dan SMA dulu…

Selamat bersantai di Mata Kata 

Comments

Popular posts from this blog

Untitled

Suatu ketika, sebelum keberangkatanku ke tanah ini, Rama berkata " Berkawanlah dengan orang banyak, tak usah cari perkara. Sebab kawan yang melapangkan jalanmu". Dan semenjak itu aku semakin meyakini kekuatan tali persaudaraan dari seorang teman. Aku bahkan pernah menjalin suatu hubungan asmara (yang tidak sepatutnya terjadi) dengan teman kecilku ketika aku beranjak remaja (SMP) hingga gerbang perkuliahan. Sekian lama hubungan itu dirajut, aku baru sadar bahwa seorang teman adalah teman, bukan pacar, bisa jadi teman adalah pacar, tapi tidak semua bisa begitu. Di akhir hubungan itu, dapat ditarik kesimpulan lebih baik menjadi teman. Sebab jika awalnya "diniatkan" menjadi teman, akan susah menjadi pacar, pun sebaliknya (Anggap saja sebagai latar belakang tulisan, walaupun sedikit curhat). Main-main di Kepetingan. Seru! Di masa perkuliahan bertemu dengan banyak teman baru. Banyak pengalaman berjalan sendiri tanpa dekapan orang tua di tanah rantau. Banyak ...

HILANG

Angin menyanyi Burung menari Terbanglah ia Bagai peri kedamaian Lalu hilang Mati ditembus peluru pemburu Membusukkan kenanganYang sempat tumbuh dalam nyanyian kalbu

KERRABAN SAPE

Bila aku mengingat tentang kerapan sapi Air mataku bertetesan Karena aku merasakan sakitnya pantat sapi yang dilukai dengan paku Seandainya aku yang dilukai? Mereka tak punya perasaan Sangat kejam Hanya berpikir tentang uang dan kemenangan!!! Jika pantat mereka yang dilukai Pasti mereka melapor ke polisi