Ramadhan sudah datang. Begitu katanya. Waktu yang selalu dirindukan untuk menikmati berkahNya bersama keluarga di rumah. Ya, rumah adalah tempat remah-remah kisah ditanam dan dipetik kala tiba waktu jumpa. Ramadhan kali ini tidak rumah. Beragam kegiatan dan kewajiban menuntut untuk tetap tinggal di tanah perjuangan. Ramadhan yang mendewasakan. Lelah memang, tapi hidup tetap mesti berjalan. Sudah seharusnya banyak belajar dan belajar banyak. Terlebih masih diberikan kesempatan. Menjelang bulan Ramadhan, waktu dihabiskan memikirkan gas karbon dioksida, aktivasi lumpur lapindo, menghancurkan zeolit, titrasi, salah, asistensi, rapat, bertemu dengan masyarakat, membuat power point, monitoring dan evaluasi, penghijauan, markisa, anjang-anjang, dan yang akan dimulai, kerja praktik. Sangat terasa. Selamat datang di akhir semester 6. 19 Juni 2015, kesekian kalinya berkunjung ke rumah sakit. Saya tidak pernah merasa bergembira saat berkunjung ke rumah sakit. Melewati IGD, lorong, ruang ad...
adalah mata yang siap mengantarkan garis pada tak hingga : KATAKATA