Perempuan
korek api
berlari dari
timur matahari
Terbirit-birit
memasang lelampu
di
langit-langit bumi,
Saat aku dan
kau digantungkan
pada lembaran
tahun muda
yang
berkembang,
beranak
pinak,
dan menunggang
menuju
jingga
darahnya yang membara,
berkobar
diantara nyala mata,
lalu menuju
ke segenap nadi
mengalir ke
hilir
sungai
tubuhmu yang menyatu
denganku
Perempuan
korek api
yang bersayap
kuning kemiri,
terbang ke
penghujung Negeri
Melagukan
suara alam pada kuping-kuping tuli
Menanamkan
igauan yang dicongkelnya
dari mimpi
hari
Comments
Post a Comment