Tiba-tiba
aku ingin mengingatmu
dalam
tangkapan minggu-minggu yang terkepung,
minggu yang
pergi
dari setiap
tanggalan di bulan mati
Adalah
tentang kepulan asapmu
yang
membubung di langit ungu
dengan
taburan doa yang bersembunyi
dari malu
Tiba-tiba
aku terpaku
Saat kau
menggigil
dan
angka-angka berlecutan dari ketiakmu
Angka yang
bertelanjang dada
dan
dilahirkan dengan paksa
Sedang pada
minggu yang dihidupkan kembali,
Kau tertawa
lepas diatas komedi putar
di pasar
malam
dengan angka
yang semakin dewasa,
begitu jauh
kau berkelana
bahkan saat
nyawamu tersisa setengah
dari harga
bawang yang kian merah
Comments
Post a Comment