Skip to main content

Lelaki Kecil yang ditebas Lehernya


Kau bilang kau harus membeliku
Lalu berapa harga yang kau mampu?

Aku hanya punya sebidang hati yang cukup disantap sekali
Kalau kau mau, ambillah!
Beku darahnya akan membawamu menyelami masaku

Kau akan bertemu lelaki kecil yang oleh ayahnya ditebas lehernya
Lelaki dengan dua bayang, berkaki empat pada tidur panjang yang pertama
Tidur yang menerbitkan kuncup-kuncup bunga
yang tak pernah mati dalam perangkap usia

Sekali dalam setiap kematian kalender,
aku dibunuh dan selalu kembali
Menyalami kumandang nyanyian di piringmu yang putih
Nikmatilah aku, bunga yang mekar di mimpi yang diceritakan

Comments

Popular posts from this blog

KERRABAN SAPE

Bila aku mengingat tentang kerapan sapi Air mataku bertetesan Karena aku merasakan sakitnya pantat sapi yang dilukai dengan paku Seandainya aku yang dilukai? Mereka tak punya perasaan Sangat kejam Hanya berpikir tentang uang dan kemenangan!!! Jika pantat mereka yang dilukai Pasti mereka melapor ke polisi

KEMBALI PADA MASA LALU

Aku ingin kembali pada masa lalu Masa lalu ketika terlahir dari rahim ibuku Dimana aku mendapatkan teman sejati Teman yang tak pernah berkhianat padaku Waktu semakin berjalan Mengikuti arus bumi Umurku tak lagi panjang Dan semuanya akan berlalu Tuhan, aku ingin memutar waktu Kembali pada masa lalu Masa lalu yang indah Masa lalu yang menyenangkan Mustahil! Jika aku bisa memutar waktu Dan kembali pada masa lalu Karena waktu telah berjalan mengikuti arus bumi ini

TENTANG PANTAIKU

Hari ini jadi saksi Tinta hitam kertas putih Perahu kayu Dan burung-burung yang bersandiwara Pantaiku dikerumuni bakau Burung-burung bermain sandiwara Bersama lantunan syair berdesir dari angin semilir