Skip to main content

Kisah Kelinci

Di suatu angka pada kalender,
percaya atau tidak,
aku pernah dan akan tersesat.
Dan hanya dua kemungkinan
kembali pulang atau pergi


Pergi berarti meninggalkan
boleh masuk ke kandang macan
atau pulang ke rumah
tempat segala yang baik berdiam


Dan apakah lompatanku
berarti mencari
atau hanya luapan bahagia
karena aku dilahirkan oleh ibu kelinci,
itu rahasia Tuanku

Kemudian Ibu melepasku :
Selamat menembus langit, bidik bintangmu.
Bacalah mantra, sangu segala benda
bertemu dengan Penolongnya. Berkawanlah
dengan yang melapangkan,
jauhilah yang menyempitkan.



Aku telah memulai petualangan ini
pun juga harus menemukan akhirnya.
Semoga waktu tak lupa merekam,
kisah kita, para kelinci, yang berjuang mencari.



Kelinci-kelinci

Comments

Popular posts from this blog

KERRABAN SAPE

Bila aku mengingat tentang kerapan sapi Air mataku bertetesan Karena aku merasakan sakitnya pantat sapi yang dilukai dengan paku Seandainya aku yang dilukai? Mereka tak punya perasaan Sangat kejam Hanya berpikir tentang uang dan kemenangan!!! Jika pantat mereka yang dilukai Pasti mereka melapor ke polisi

KEMBALI PADA MASA LALU

Aku ingin kembali pada masa lalu Masa lalu ketika terlahir dari rahim ibuku Dimana aku mendapatkan teman sejati Teman yang tak pernah berkhianat padaku Waktu semakin berjalan Mengikuti arus bumi Umurku tak lagi panjang Dan semuanya akan berlalu Tuhan, aku ingin memutar waktu Kembali pada masa lalu Masa lalu yang indah Masa lalu yang menyenangkan Mustahil! Jika aku bisa memutar waktu Dan kembali pada masa lalu Karena waktu telah berjalan mengikuti arus bumi ini

TENTANG PANTAIKU

Hari ini jadi saksi Tinta hitam kertas putih Perahu kayu Dan burung-burung yang bersandiwara Pantaiku dikerumuni bakau Burung-burung bermain sandiwara Bersama lantunan syair berdesir dari angin semilir